Nani Soedarsono SH, Tokoh Perempuan Golkar Pendiri Himpunan Wanita Karya

 Nani Soedarsono SH, Tokoh Perempuan Golkar Pendiri Himpunan Wanita Karya

gojakbarnews.com | Nani Soedarsono merupakan Pendiri Himpunan wanita Karya (HWK) dan Mantan Menteri Sosial di era Orde Baru tepatnya pada kabinet Pembangunan IV di tahun 1983 sampai 1988, serta pernah juga menempati beberapa jabatan strategis di pemerintahan yang pernah diembannya, yakni anggota DPR RI, Anggota DPA RI.

Beliau merupakan salah satu Pelopor atau tonggak dimulainya emansipasi perempuan di Indonesia khususnya para wanita tangguh Partai golkar, dari peran pemikiran ide idenya semangat kebersamaan dan pengabdian Perempuan di Partai Golkar tampil lebih percaya diri dalam berorganisasi ataupun mengabdi di masyarakat dan negara.

Dari Biodata yang dihimpun, diketahui Nani Soedarsono sempat menjabat sebagai Menteri Sosial (Mensos) di era pemerintahan Presdien Soeharto. Dilansir dari Kompas.com dalam artikel ‘Nani Soedarsono, Mensos di Era Soeharto, Meninggal Dunia’, Nani Soedarsono lahir di Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, 28 Maret 1928.

Ia merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Nani juga aktif di organisasi sosial dan politik. Sebelum menjabat menteri, Nani yang memiliki nama lengkap Rr Naryati sudah memegang berbagai jabatan penting,  antara lain; Wakil Ketua DPP Golkar, Anggota Komisi III DPR, Sekjen Kowani, dan Ketua Umum Himpunan Wanita Karya.

Dikutip dari www.nanisoedarsono.com, keterlibatan seorang Nani terlibat dalam beberbagai bidang bukan hanya saja dalam hal sosial dan politik, jika melihat sepak terjangnya pula kepedulian dalam dunia Seni atau Kesenian serta Pendidikan sangat menjadi konsern utamanya pula, bisa dilihat dari perannya di Dewan Kerajinan Nasional dan beberapa event perhelatan tari Tradisonal.

Ibu Nani Soedarsono adalah Menteri Sosial pada Kabinet Pembangunan IV, Wafat karena sakit setelah dirawat di Rumah Sakit Medistra Jakarta, Sabtu (16/2/2019) pukul 15.10 WIB dan dimakamkan di TMP Kalibata pada Minggu 17 Februari 2019.

source

Leave a Reply